• Pengolan Sumber Daya Alam Desa Kami

    Foto Oleh : Axel-Van DerDon

    Setiap tahunnya masyarakat rutin menanam padi dan jagung, namun terkendala dengan kekeringan yang sering terjadi disini mengakibatkan turunnya pendapatan. Hanya ada beberapa sumur yang masih memiliki sumber mata air di musim kemarau. Banyak dari warga Gunung Sereng, betani ketika musim hujan saja, selepas itu mereka hanya beternak saja dan tidak melakukan aktivitas lainnya untuk bekerja. Alan tetapi beternak dalam jumlah yang relatif kecil, karna pekerjaan itu dijadikan sebagai pengisi waktu nganggur masyarakat Gunung Sereng hampir separuh rumah di desa tersebut memiliki hewan ternak sendiri, akan tetapi ada juga yang di rumahnya memelihara ternak namun milik orang lain. Biasanya orang yang menjaga ternak orang lain akan dibayar separuh dari pendapatan pemilik hewan ternak tersebut.
    Pengolahan lahan di Desa Gunung Sereng kurang optimal misalnya dalam hal pembangunan rumah. Masyarakat yang ingin membangun rumah tidak merencanakan dengan baik dari segi tata letak lahan sehingga kebanyakan rumah di dusun gunung sereng ini berhimpitan. Tidak hanya itu, tata letak rumah tidak teratur, hal ini karna tatanan rumah menyesuaikan dengan medan.
    Seharusnya dalam pengolahan lahan, haruslah memaksimalkan potensi yang dimiliki. Kurangnya keperdulian terhadap lahan yang kosong menjadikan salah satu penyebab turunnya penghasilan yang seharusnya di capai. Pengusahaan yang harus lebih ditingkatkan pada sektor pemanfaatan lahan secara optimaldapat menjadi keuntungan yang besar bagi desa.

    Pertanian di desa Gunung Sereng ketika musim penghujan mereka dapat menanam berbagai macam tanaman seperti padi, singkong, jagung, kacang tanah. Namun ketika musim kemarau tanah disini tidak bisa di tanamin tanaman apapun karena tanahnya benar-benar kering dan ketika musim kemarau mereka hanya mencari rumput untuk hewan ternaknya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi, karena di Desa Gunung Sereng ini ketika musim kemarau air sangat susah untuk di dapat beberapa sumur kering tetapi ada sedikit sumur yang masih ada sumber airnya. Ketika musim kemarau panjang sumur yang menjadi sumber mata air akan kekeringan bahkan tidak ada sama sekali air sehingga mereka harus membeli air.

    Dapat dilihat segi pertanian dan perkebunan yang dimiliki warga, diantaranya berupa jagung, kacang tanah, ketela pohon, sawo serta padi. Luasnya lahan pertanian yang dimiliki desa ini menjadikannya sebagai keuntungan sendiri. namun kebanyakan warga di sini mempotensikan tanaman jagung yang mereka miliki. 

  • 0 komentar:

    Posting Komentar